Apa hak menilai keimanan orang lain?
Apakah karena keimanannya lebih tinggi atau malah sudah mencapai titik iman tertinggi dari orang yang dinilainya?
Jangan sekali-kali menilai keimanan seseorang
Karena yang berhak hanyalah Allah SWT,
penciptaku
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar